Artikel

Keutamaan Bersyukur: Kunci Kebahagiaan dan Bertambahnya Nikmat

31 May 2026 Admin Az Zaimah

Oleh: Ridwan Syafrullah, S.E

Pengertian Bersyukur

Bersyukur adalah mengakui, meyakini, dan menggunakan segala nikmat yang Allah berikan untuk ketaatan kepada-Nya. Syukur tidak hanya diucapkan dengan lisan melalui kalimat Alhamdulillah, tetapi juga diwujudkan dalam hati dan perbuatan.

Seorang muslim yang bersyukur akan selalu menyadari bahwa seluruh nikmat yang dimilikinya berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, baik nikmat kesehatan, keluarga, rezeki, ilmu, maupun kesempatan beribadah.

Dalil Tentang Bersyukur

Allah Ta'ala berfirman:

 "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."(QS. Ibrahim: 7)

Ayat ini menunjukkan bahwa syukur adalah sebab bertambahnya nikmat Allah.

Allah juga berfirman:

 "Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku."(QS. Al-Baqarah: 152)

Keutamaan Bersyukur

1. Mendatangkan Tambahan Nikmat

Janji Allah dalam Al-Qur'an sangat jelas, bahwa syukur akan mendatangkan tambahan nikmat. Tambahan tersebut tidak selalu berupa harta, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, keberkahan hidup, ilmu yang bermanfaat, dan keluarga yang harmonis.

2. Menjadi Sebab Ridha Allah

Rasa syukur merupakan ibadah yang sangat dicintai Allah.

Allah berfirman:

 "Jika kamu bersyukur, Allah meridhai kesyukuranmu itu bagimu."(QS. Az-Zumar: 7)

Ridha Allah adalah tujuan terbesar seorang mukmin, karena dengan ridha-Nya seseorang akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

3. Menumbuhkan Kebahagiaan dan Ketenangan Hati

Orang yang selalu bersyukur tidak mudah mengeluh dan iri terhadap kehidupan orang lain. Ia lebih fokus pada nikmat yang dimiliki daripada kekurangan yang belum diperoleh.

Rasulullah ? bersabda:

 "Lihatlah kepada orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat kepada orang yang berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepada kalian."(HR. Muslim)

4. Menjadi Ciri Hamba yang Beriman

Rasulullah ? mengajarkan bahwa seorang mukmin selalu berada dalam kebaikan.

Beliau bersabda

 "Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah baik baginya. Jika memperoleh kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika tertimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu baik baginya."(HR. Muslim)

5. Menghindarkan dari Kufur Nikmat

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu tidak mengakui atau menyalahgunakan nikmat Allah. Kufur nikmat dapat menghilangkan keberkahan dan mendatangkan kesempitan hidup.

Karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa menjaga lisannya, hatinya, dan perbuatannya agar selalu berada dalam syukur kepada Allah.

Cara Menjadi Hamba yang Bersyukur

1. Mengakui bahwa semua nikmat berasal dari Allah

Tidak menyandarkan keberhasilan semata-mata kepada kemampuan diri sendiri.

2. Memperbanyak mengucapkan Alhamdulillah

Membiasakan diri memuji Allah dalam setiap keadaan.

3. Menggunakan nikmat untuk kebaikan

Ilmu digunakan untuk mengajar, harta digunakan untuk bersedekah, dan tenaga digunakan untuk membantu sesama.

4. Menjaga ibadah

Shalat, membaca Al-Qur'an, dan amal saleh adalah bentuk syukur yang paling utama.

5. Tidak banyak mengeluh

Fokus pada nikmat yang dimiliki dan berusaha memperbaiki kekurangan dengan ikhtiar yang halal.

Penutup

Bersyukur bukan hanya ucapan, tetapi sikap hidup seorang muslim. Dengan bersyukur, nikmat akan bertambah, hati menjadi tenang, dan hidup lebih berkah.

Mari jadikan syukur sebagai kebiasaan setiap hari. Awali pagi dengan memuji Allah, jalani aktivitas dengan penuh ketaatan, dan akhiri hari dengan mengingat segala nikmat yang telah diberikan-Nya.

 "Nikmat yang disyukuri akan mendatangkan keberkahan, sedangkan nikmat yang diabaikan bisa menjadi penyesalan."

Wallahu a'lam bish-shawab.